Perdikat yang melekat bagi "Orang Jawa" - Kawula Muda | Inspirasi, Cinta dan Gejolak Kawula Muda

Kawula Muda | Inspirasi, Cinta dan Gejolak Kawula Muda: Perdikat yang melekat bagi "Orang Jawa"

Perdikat yang melekat bagi "Orang Jawa"

blangkon - blangkoncdaun.files.wordpress.com
Orang jawa, lebih identik dengan kota solo dan jogja. Entah kenapa dibanding daerah jawa tengah dan jawa timur, predikat orang jawa lebih melekat bagi kota solo dan jogja. Banyak hal yang melekat pada diri orang jawa, hal tersebut sangat jelas terlihat ketika mereka berkunjung ke kota lain, contoh halnya orang jawa yang bekerja di tanah sunda atau merantau ke jakarta. Berikut adalah beberapa ciri orang jawa :


1. Sungkan atau pemalu

Khususnya jika bertemu dengan orang jawa pada saat pertama kali dan kita menawarkan sesuatu, pasti orang jawa tersebut bakal sungkan, walaupun dalam hati sebenernya juga mau. Hal ini bukan termasuk dalam kategori gengsi ya. Karena prinsip orang jawa tidak suka berhutang budi. Pendapat mereka hutang budi akan lebih sulit dibayar daripada hutang materi.

2. Terlihat lembek

",,,Injih mas,," begitulah bahasa krama halus. Seorang wanita apalagi ketika sedang berbicara akan terlihat lebih lemah gemulai jika menggunakan bahasa jawa halus. Begitu juga untuk laki-laki jawa. Memang pada dasarnya orang jawa itu terkesan lembut mulai dari tuturkata hingga bahasa tubuhnya. Akan mudah membedakan anatra orang jawa asal solo, purwokerto dan surabaya. Walaupun di predikat sama yaitu 'orang jawa' tapi pasti mengisyaratkan asal daerah mereka.

3. Medhok

Medhok, ya bahasa jawa jika sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari pasti akan melekat mulai dari pita suara, nada dan gerak tubuh. Mungkin terlihat lucu jika seorang jawa pergi ke jakarta yang gaya biasanya 'elo - gue'. Orang jawa terbiasa dari kecil untuk menanamkan sopan santun khususnya dalam hal berbicara dengan orang yang lebih tua dengan menggunakan bahasa jawa halus. Hal itulah yang mengakibatkan cap "mendhok" ketika orang jawa tersebut merantau ke kota lain.

4. Guyub Rukun

Guyub rukun dan gotong royong sangat melekat dalam kehidupan orang jawa. Membantu satu sama lain seperti hal yang telah mendarah daging di kehidupan mereka. "Entengan" yang artinya suka membantu, dimana orang jawa biasanya bertukar makanan atau saling mengantarkan makanan yang mereka masak ke tetangga samping kanan dan kiri. Beberapa uangkapan "lebih baik pagar mangkok daripada pagar besi". Pagar mangkok ini bukan dalam artian berasal dari mangkok, tetapi mangkok yang berisi makanan jika dibagikan ke tetangga, secara tidak langsung tetangga akan membantu mengawasi rumah kita ketika sedang berpergian ke luar kota.

5. Sopan

Sopan, itu wajib dimiliki orang semua orang. Namun orang jawa terlihat sangat sopan ketika berada di masyarakat luas. Dengan didikan orang tua di tanah jawa pasti mereka akan lebih diajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua. Oleh karena nilai kesopanan sangat melekat dalam diri orang jawa.

Ya,,,begitulah ciri khusus orang jawa, diantara sifatnya yang pemalu, terlihat lembek dan mungkin memiliki wajah yang khas. Tulisan ini hanya pendapat si penulis saja, tidak ada maksud untuk membanding-bandindkan dengan daerah lain.
Powered by Blogger.